Senin, 02 September 2019

TNI

Contoh kelompok kepentingan : TNI

Contoh kasus yg dihadapi TNI : BNN mengamankan 6 tersangka yang terlibat dalam penyelundupan 48.201 butir pil ekstasi yang diketahui dikirim dari Medan menuju Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Kebijakan pemerintah : Mengeluarkan instruksi presiden nomor 6 tahun 2018 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.



Luthfiyah Shabirah Cahyarani


Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia)

• Kelompok kepentingan: 
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia) 
• Kasus yang dihadapi: 
Sebelumnya, pemerintah menguraikan Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang mencakup perluasan fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan (tax holiday), peningkatan devisa hasil ekspor industri berbasis sumber daya alam (DHE), dan relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI). 

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani dalam Rapat Pengurus Terbatas Kadin Indonesia menyampaikan, mengingat pentingnya kebijakan relaksasi tersebut bagi dunia usaha, ia mengatakan Kadin akan mengumpulkan 124 asosiasi pengusaha untuk membahas poin-poin usulan dunia usaha. Karena itu, Kadin meminta pemerintah menunda penerapan aturan DNI hingga ada dialog dan masukan yang mewakili kepentingan pelaku usaha.
Selain itu, Kadin Indonesia akan segera melakukan pertemuan dengan menteri perekonomian, Kepala BKPM, dan menteri terkait lain.
Setelah banyaknya rentetan pro dan kontra yang dialami, akhirnya Presiden Jokowi membatalkan rencana relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) untuk sektor menengah kecil dan mikro (UMKM) dari paket kebijakan ekonomi ke-16.

Link sumber: 

Dania Chaerunissa 
XI IPS-2 

KSPI ( Konfederasi Serikat Pekerja Internasional )

Konfederasi ini didirikan tahun 2003 memiliki hubunhan dengan Konfederasi Serikat Pekerja Internasional. KSPI dibentuk melalui penggabungan beberapa serikat yang terdaftar di ICFTU.

Kasus : Serikat Buruh Kritisi Rencana Pemerintah Menaikan Iuran BPJS Kesehatan

Dikutip dari Merdeka.com, keputusan pemerintah untuk menaikan iuran BPJK mendapat kritikan dan tolakan dari KSPI. Presiden KSPI, Said Iqbal mengungkapkan dari kantor LBH senin 2 Agustus, "Kami menolak rencana pemerintahan menaikkan iuran BPSJ Kesehatan. Sikap kami ini memcerminkan sikap serikat buruh, dan serikat buruh mencerminkan masyarakat"

Menurut Said Iqbal, menaikan iuran tersebut bukan lah solusi dari kekurangan dana (defisit) melainkan itu adalah urusan pemetintah bukan untuk dibebankan kepada rakyat. Sebelum keputusan diambil, Said Iqbal berpendapat bahwa seharusnya didahului dengan dengar pendapat publik.

Kondisi rakyat yang saat ini sulit makin menyulut api antara hubungan buruh dan pemerintahan. Ada juga PHK massal, pemberangusan di serikat pekerja, dan ada kehidupan pengangguran yang sangat terbuka.

Untuk menyuarakan penolakannya terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan revisi UU Ketenagakerjaan, KSPI bersama buruh Indonesia akan melakukan aksi yang akan diikuti 150 ribu buruh serentak di 10 provinsi, pada tanggal 1 Oktober 2019;

Aksi tersebut dilakukan digelar di Bandung Jawa Barat, Jakarta, Semarang Jawa Tegah, Surabaya Jawa Timur, Lampung, Batam Kepulauan Riau, Medan Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Timur, dan Gorontalo.

Khusus di Jabodetabek, aksi akan dipusatkan di DPR RI bersamaan dengan pelantikan anggota DPR RI yang baru.

Pemerintahan pusat dan daerah belum mengeluarkan keputusan dan rencana terkait hal tersebut. Rencana pelaksanaan demonstrasi tersebut baru direncanakan 2 hari yang lalu pada 1 september.

RANIA DAHAYU XI IPS 2




Front Nasional Marhaenis

Front Nasional Marhaenis adalah kelompok kepentingan( partai politik )yang ada di Indonesia. Kelompok ini  merupakan salah satu peserta pemilihan umum di tahun 1999.

Masalah yang dihadapi: 

Beberapa puluhan massa kelompok ini melakukan unjuk rada terhadap didepan Istana merdeka untuk menggugat Kabinet Trisakti Gadungan. 
Kabinet tersebut dianggap tidak bisa mengerjakan tugas jabatan dengan baik sehingga pemerintahan menjadi longgar.

Menurutnya, ada 15 calon menteri yang berpotensi tersangkut suatu kasus. Dari 15 orang terdapat 8 menteri yang masuk dalam "rapot merah " di KPK. 

Dalam masalah ini, sejak terpilihnya Jokowi dan Jusuf Kalla, mereka akan segera membentuk suatu kabinet yang sistematis dan mencerminkan tarik menarik yang kuat.

Sejauh ini, FNM juga berpendapat adanya langkah Jokowi untuk menyerahkan nama2 calon menteri yang akan diserahkan ke KPK. Hal ini juga adanya kekuatan besar untuk membentuk kabinet kerja yang kompeten dan berintegritas tinggi.

Sisi lain, mereka juga yang menjadi pewaris ajaran trisakti juga menyampaikan sikap mendukung atas kebijakan Jokowi untuk menggugat ajaran trisakti tersebut.


Hana Atika
XI IPS 2

Sumber: 

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)

Konfederasi ini didirikan tahun 2003 memiliki hubunhan dengan Konfederasi Serikat Pekerja Internasional. KSPI dibentuk melalui penggabungan beberapa serikat yang terdaftar di ICFTU.

Kasus : Serikat Buruh Kritisi Rencana Pemerintah Menaikan Iuran BPJS Kesehatan

Dikutip dari Merdeka.com, keputusan pemerintah untuk menaikan iuran BPJK mendapat kritikan dan tolakan dari KSPI. Presiden KSPI, Said Iqbal mengungkapkan dari kantor LBH senin 2 Agustus, "Kami menolak rencana pemerintahan menaikkan iuran BPSJ Kesehatan. Sikap kami ini memcerminkan sikap serikat buruh, dan serikat buruh mencerminkan masyarakat"

Menurut Said Iqbal, menaikan iuran tersebut bukan lah solusi dari kekurangan dana (defisit) melainkan itu adalah urusan pemetintah bukan untuk dibebankan kepada rakyat. Sebelum keputusan diambil, Said Iqbal berpendapat bahwa seharusnya didahului dengan dengar pendapat publik.

Kondisi rakyat yang saat ini sulit makin menyulut api antara hubungan buruh dan pemerintahan. Ada juga PHK massal, pemberangusan di serikat pekerja, dan ada kehidupan pengangguran yang sangat terbuka.

Untuk menyuarakan penolakannya terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan revisi UU Ketenagakerjaan, KSPI bersama buruh Indonesia akan melakukan aksi yang akan diikuti 150 ribu buruh serentak di 10 provinsi, pada tanggal 1 Oktober 2019;

Aksi tersebut dilakukan digelar di Bandung Jawa Barat, Jakarta, Semarang Jawa Tegah, Surabaya Jawa Timur, Lampung, Batam Kepulauan Riau, Medan Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Timur, dan Gorontalo.

Khusus di Jabodetabek, aksi akan dipusatkan di DPR RI bersamaan dengan pelantikan anggota DPR RI yang baru.

Pemerintahan pusat dan daerah belum mengeluarkan keputusan dan rencana terkait hal tersebut. Rencana pelaksanaan demonstrasi tersebut baru direncanakan 2 hari yang lalu pada 1 september.



tugas nadilla zafira 11ips2



Dilema Kepentingan Buruh dan Politik Indonesia


Kepentingan politik atau kepentingan kesejahteraan bagi buruh di Indonesia menjadi bahan pertimbangan yang cukup dilematis. Tak bisa dipungkiri kepentingan politik juga didasari oleh perjuangan para buruh untuk mendapatkan kesejahteraan. 


Partai Buruh di Indonesia sempat meramaikan panggung politik di Indonesia dan menjadi peserta Pemilu di tahun 1999, 2004 dan 2009 dengan menggunakan nama yang berbeda yaitu Partai Buruh Nasional, Partai Buruh Sosial Demokrat dan Partai Buruh. 


Kini status buruh cenderung menjadi komoditas dari kepentingan politik praktis. Tak ada jaminan serikat pekerja mendekati kelompok elite partai politik bisa memperjuangkan hak buruh, pun tak ada jaminan dukungan buruh tidak dimanfaatkan sebagai kendaraan elite partai politik untuk meraih suara.



'Suara' yang Tak Terdengar 


Dosen Ketenagakerjaan Pascasarjana Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai pergerakan serikat buruh di Indonesia tidak lagi efektif memfasilitasi kepentingan buruh dan malah cenderung mendekati kepentingan politik dengan berafiliasi dengan partai politik. Kepentingan untuk memperjuangkan hak sesama buruh selama ini dianggap tak terakomodasi dengan baik. 


"Dia kalau dekat dengan parpol tentunya kurang proporsional, karena dijadikan 'kendaraan' untuk menggerakkan massanya. Lebih baik buruh tidak membuat serikat buruh yang seperti itu, (tapi) lebih ke independen," kata Trubus saat tanya 


Politik alternatif sekarang menjadi sarana yang penting bagi serikat buruh di Indonesia untuk bisa bersuara, di tengah kepentingan-kepentingan coba terus menekan mereka, terutama dari elite pengusaha dan partai politik. 


Tak hanya itu, sikap dari buruh yang sudah antipati atau dari pihak pengurus serikat buruh sendiri terus dipengaruhi kepentingan politik yang bersifat transaksional.


"Tentu pemikiran alternatif ini jadi signifikan, karena bagaimanapun buruh-buruh semua belum tentu suka politik. Karena sekarang lebih niatnya kesejahteraan, mereka yg sikapnya apolitik tidak suka politik. Biasanya pengurusnya sudah melalui pelatihan-pelatihan teknik atau apapun namanya itu, terus akhirnya dicekoki kepentingan politik itu. Itu yang terjadi," kata Trubus.


Membentuk serikat buruh yang independen sangat mustahil dilakukan di Indonesia, permasalahannya selain yang sudah disebutkan, juga ada urusan pembiayaan operasional. Trubus menyebut pembiayaan operasional di dalam serikat buruh di Indonesia tidak lepas dari donasi elite pengusaha atau elite partai politik yang menjadikannya tidak bisa berdiri sendiri. 


Bahkan untuk bisa berdiri sendiri tanpa ada campur tangan dari pihak elite yang berkepentingan nampaknya juga tidak mudah, selain masalah pembiayaan juga karena sudah tidak ada lagi tokoh yang bisa menjadi motor di dalam serikat buruh sendiri.


"Kalau sekarang mau bergerak dia harus lepas dari politik. Satu harus mencari sosok yang bisa memperjuangkan kepentingan dirinya, buruh sendiri. Satu perjuangan sendiri ditengah kepentingan politik lebih menonjol ketimbang kepentingan kesejahteraannya," ujar Trubus Rahadiansyah. 


Trubus juga menyayangkan mental buruh sekarang tidak lagi mengedepankan perjuangan tanpa pamrih. Dia membandingkannya dengan saat perjuangan yang dilakukan oleh Marsinah, tokoh buruh wanita yang dibunuh karena menuntut hak kesejahteraan bagi kelompoknya.


"Mental-mental buruh sekarang mentalnya beda pada saat zaman Marsinah dulu, yang nilai juangnya sebagai perjuangan tanpa pamrih. Nah sekarang nilai-nilai Marsinah sudaheng gak ada. 


"Sekarang demo-demo pada saat May Day lebih banyak tuntutan politik bukan tuntutan kesejahteraan, tapi memang berangkatnya dari titik kesejahteraan, tapi kemudian setelah itu larinya ke politik karena kesejahteraan sudah cukup," ujarnya.


Saran yang diberikan oleh Trubus untuk pergerakan politik alternatif dari serikat buruh adalah melakukan konsolidasi internal, seperti melakukan dialog bersama yang akhirnya menjadi paguyuban yang tak bersifat formal sebagai wadahnya. 


"Melakukan konsolidasi internal, melakukan dialog-dialog kemudian sharing pengalaman yang kemudian ada wadahnya yang bentuknya paguyuban. Jangan membuat paguyuban yang sifatnya formal. Kan kayak arisan karena ada kesadaran untuk memperjuangkan," kata Trubus. 

Sent from my iPhone

Ormas (Organisasi Masyarakat)

Ormas (Organisasi Masyarakat)
• Adalah organisasi yang dibentuk oleh masyarakat berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan NKRI.
• Ada ormas agama, adat atau budaya, dan nasional.
• Asas Ormas tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
•  Ormas berupaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, menjaga persatuan. negara, menjaga norma, dan menjaga nilai-nilai agama
• Keberadaan Ormas yang dilindungi oleh konstitusi adalah Ormas yang dapat menjadi mitra negara untuk bersama-sama mewujudkan tatanan demokrasi dan pembangunan nasional yang berkeadilan dan tertib hukum.
• Ada sekitar 250.000 Ormas di Indonesia.

Contoh kasus yang dihadapi Ormas: Kasus penodaan agama oleh Ahok tahun 2016 silam.
Tiga Ormas Islam di Jakarta melaporkan Gubernur DKI Jakarta, Ahok, dengan tuduhan penistaan agama. Tiga ormas tersebut adalah: Angkatan Muda  Muhammadiyah (AMM), MUI (Majelis Ulama Indonesia), Front Pembela Islam dan Aliansi 40. MUI juga melimpahkan tuduhan tersebut pada Mabes Polri untuk mempernudah pemeriksaan. Ormas Islam terus mendesak pemerintah untuk menegakkan hukum terkait kasus tersebut, seperti juga melakukan aksi bela islam karena Ahok tak kunjung dihukum. Akhirnya, Ahok dijatuhi hukuman penjara 2 tahun. 

Sumber:

Quintha Andryani, XI IPS 2